Sebenarnya Aku Butuh Cinta, kah?
Pertanyaan yang kadang menjadi pernyataan dari aku dan kepadaku. Aneh sih.
Gimana kalau sebenarnya aku butuh cinta, tapi cinta belum benar-benar datang menghampiriku sebagai sesuatu yang kubutuhkan? Yang artinya, yang datang saat ini itu hanya keinginan adam dan hawa, alias duniawi. Hanya suka menyuka, bukan beneran cinta yang last forever. Ya, bener sih. Masih SMA, masih cinta warik. AHahaha.
Tapi jujur, cinta kadang suka lalu-lalang di tengah aku sedang mencari jati diriku. Sifatnya ga jelas banget, abu-abu gitulah. Kadang berwarna kuning menyenangkan, dan selanjutnya merah menyeramkan. Aku kadang bingung, "Apakah aku memang ingin jatuh cinta, atau ikut-ikutan ngeliat yang lain jatuh cinta, ya?". Lucu sih, kaya ga punya pendirian gitu ;v yhahhaa. Lol.
Aku percaya dan memang merasakan cinta yang luar biasa di sekitarku. Cinta-cinta yang mungkin aku tidak sebutkan di lidah, tapi jiwa dan ragaku membutuhkannya. Cinta keluarga, cinta seorang teman, cinta antara sesama manusia. Cinta terhadap diri sendiri. Mencintai lebih sulit daripada dicintai, dan bahkan untuk dilakukan kepada diri sendiri juga SANGAT TERAMAT sulit. Bukan mustahil tapi lho ya.
Mencari jati diri in very good way is the way i love myself. I keep loving myself more and more. And i'll be the person that love me the most. Yes.
Komentar
Posting Komentar